Sekilas Trisna melihat Berliana, murid kelas II, meronta-ronta sambil menangis. Lelaki itu menyeret dan mendorong Bereliana masuk ke dalam sebuah sedan berwarna gelap.
"Copeeeeetttt" tiba-tiba Ridwan mendengar teriakan seorang ibu. Pencopetnya berlari kencang sekali. Riwan menjadi gemas. Ia memacu sepedanya kecang-kencang. Tinggal 4 meter lagi jaraknya. Ridwan ingin menabrak copet itu dari samping. Tinggal satu meter....