Kita berdoa hanya kepada Allah. Buku cerita ini menggambarkan kepada anak bahwa kita bisa berdoa kapanpun dan dalam keadaan apapun.
"Kucari dan kutemukan Tuhan dalam setiap getar rinduku berdoa dan dalam secarik kataku lantang berserah" Mendaraskan doa-doa dalam buku ini berarti kita bersedia beranjak masuk dan pergi, lalu kembali kepada pasrah kasih-Nya yang tidak pernah kering oleh kegerahan hidup. Kiranya kumpulan doa ini mengakrabkan orang muda dengan Tuhan dan sesama.
Doa adalah bentuk komunikasi dari hati ke hati dengan Tuhan. Dalam doa ada pengharapan. Kita boleh mengungkapkan apa saja yang ingin kita sampaikan. Tapi ingatlah juga untuk mengucap syukur dalam setiap doamu....
Buku kecil ini adalah semacam buku saku, yang berisi doa-doa sederhana, dimaksudkan untuk menjadi sarana penunjang bagi anak untuk berdoa. Buku ini memuat doa-doa harian yang telah disesuaikan dengan situasi dan kebutuhan anak.
Karena Dia menghasihi kita, kita dapat berbicara kepada Allah di gereja, di rumah, di tempat bermain, bahkan di bulan. Debby Anderson menjelaskan kebenaran yang menarik ini dalam sebuah buku yang penuh warna dan menyenangkan berdasarkan firman Allah sendiri. Dia menyertakan referensi ayat Alkitab untuk menolong orangtua dan pembaca muda untuk lebih memahami Alkitab.
Sometimes it's hard to pray-especially when we are hurting, confused, busy, ore just feeling uninspired. There are times we want to cry out in pain or express ourselves in ways we might not consider "prayerful." Other times we may be at a loss for prayer-words and ideas, or may just feel like turning inward and isolating ourselves from God.
Sebuah buku doa penuh kasih yang mendorong para ibu dan anak laki-laki mereka untuk berbicara dengan Allah.